Sejarah

_

Cádiz merupakan salah satu kota tertua di Eropa barat.  Kota yang telah berumur lebih dari 3500 tahun ini, mempunyai peran yang penting dalam metologi Yunani.  Beberapa leyenda menyatakan pertempuran fatal antara Hercules dan raja Gerion terjadi di Cadiz (dinamakan Gadeira dan Erytheia):  Hercules menaklukan raksasa bertubuh tiga ini dengan menembakan anak panah di sambungan tiga tubuh tersebut.

Kota ini didirikan pada tahun 1100 sebelum masehi oleh pelaut Phoenisia melewati runtuhan yang telah dibangun oleh orang-orang Tyre.  Mereka membangun pelabuhan dan candi, dimana ditaruh abu kremasi Hercules.  Kehadiran Hercules masih dapat dilihat sampai pada hari ini di

Kota Cádiz mulai berkembang sejak abad ke 14, dan mencapai masa emasnya pada abad 18, disebabkan oleh posisi tengah rute lautan dan perdagangan komersial. Cádiz merupakan kota perdangangan terpenting yang memonopolikan perdagangan dari benua Amerika di Spanyol.  Bukti masa lalu ini dapat dilihat dari bangunan-bangunan kota Cádiz yang mengingatkan kami akan kota khas koloni: jalan-jalan yang panjang dan sempit, pusat kota yang cerah dan taman-taman kota yang indah.

Pada abad 17 dan 18, Cádiz menjadi kota benteng agar dapat menahan serangan angkatan laut Ingris.  Pada saat inilah Cádiz menikmati perkembangan ekonomi yang sangat tinggi, dengan monopoli perdagangan dengan benua Amerika dan membentuk pangkalan budaya dan politik dengan Dunia Baru.  Cádiz dengan berani menentang serbuan Napoleon dari belakang tembok tua ini, dan disinilah dimana konsitusi pertama Spanyol ditandatangani.  Diantara tahun 1810 dan 1813, pada waktu pendudukan Napoleon, Cádiz menjadi ibukota kota Spanyol.  Dengan kekalahan koloni Spanyol di Amerika, Cádiz juga mengalami kehilangan yang cukup besar dengan hubungan nasional.

Kota yang berumur lebih dari tiga ribu tahun ini mengundang anda untuk berkelining, dan bersantai melewati jalan-jalan sempitnya yang bagus, melewati jalan anda di tengah kota, dan istana-istana kecil.  Katedral, pantai Caleta, daerah-daerah typical seperti La Viña, atau Santa Maria adalah beberapa tempat yang membuat Cádiz tidak hanya kota tertua di Eropa, tetapi juga salah satu yang terindah.


 

Nuestros alumnos dicen....

"Die zwei Wochen in Cadiz waren wunderschön. Morgens Spanisch lernen mittags am Strand liegen und abends das Nachtleben von Cadiz genießen, was könnte man sonst noch von seinem Urlaub erwarten.
Morgens Spanisch lernen klingt nach pauken, dem war aber nicht so.
Unterrichtet wurde in einer sehr angenehmen Atmosphäre in kleinen Gruppen. Dabei kam der Spass und der Witz nie zu kurz. Das ganze Team von SIC war um das Wohlergehen der Schüler sehr bemüht. Abends gab es Keipentouren und Ausflüge die dazu beitrugen die eigenen Sprachkenntnisse zu verbessern und neue Freundschaften zu knüpfen.
Ebenfalls sehr positive habe ich die Unterbringung in einem Wohnhaus mit anderen Studenten aus verschiedenen Ländern empfunden. Dort gab es immer einen Grund zu feiern, auch spät nachts (Gruss an Shin unseren japanischen Mitbewohner (Um 5 Uhr nachts Hamburger zu Sepultura)) Alles in allem empfand ich den Urlaub als sehr gelungen und kann es jedem nur empfehlen solch einen Sprachurlaub zu machen.

Viele Grüsse. "    
      

Stefffen Kunz (Alemanía) Steffenkunz@gmx.de

 

Nuestras Fotos....

 

 

[sic]

Clase

 

 

 

Háblanos....

 

 

 

sic 2002-2003, Todos los derechos reservados.